Categories
Pendidikan

Niat Untuk Mandi Junub

Niat Untuk  Mandi Junub

Assalamu’ alaikum? Mandi Junub atau sering disebut dengan Mandi Wajib, harus dilakukan oleh Umat Muslim ketika telah berhadas besar secara sengaja atau tidak disengaja. Hal ini diberlakukan untuk semua jenis kelamin, dan dimulai dari usia baligh seseorang yang beragama Islam. Usia baligh itu sendiri bagi seorang Pria ditandai dengan datangnya mimpi yang mengakibatkan keluarnya cairan sperma dari kemaluannya.

Sementara usia baligh seorang wanita ditandai dengan datangnya Haid atau menstruasi pada dirinya. Disinilah seseorang tersebut wajib mengawali mandi junub atau mandi wajibnya. Dan untuk melakukan mandi junub tersebut tentu saja seseorang tersebut harus hafal terlebih dahulu Niat Untuk Mandi Junub.

Bukan hanya merka yang baru saja datang Usia balighnya, mandi junub juga diberlakukan untuk semua Umat Muslim berusia dewasa yang telah berhadas besar seperti yang telah kita bahas pada paragraf awal tadi. Terjadinya hadas besar tesebut umumnya diakibatkan oleh faktor kesengajaan dan juga faktor ketidak sengajaan.

Faktor sengaja seperti contohnya pasangan suami istri yang setelah berhubungan badan, sementara faktor tidak sengaja seperti contoh haidnya seorang wanita dan lain sebagainya yang memang berkaitan dengan hadas besar. Intinya sesaat setelah berhadas besar seorang muslim diwajibkan untuk Mandi Junub, guna untuk membersihkan dirinya dari hadas besar tersebut.

Bagi kalian umat muslim yang belum hafal atau belum mengetahui mengenai apa Niat Untuk Mandi Junub, maka kalian dapat menyimak pada bagian bawah paragraf ini untuk menghafal Niat Mandi Junub. Secara lengkapnya kalian dapat membaca artikel kami kali ini sampai tuntas. Simak uraiannya berikut :

Bacaan Atau Niat Mandi Junub

Niat untuk mandi Junub ini sangat ringkas dan sangat mudah untuk dihafal. Jadi tidak ada alasan untuk tidak melakukan mandi junub ketika kita sehabis berhadas besar baik itu disengaja ataupun tidak disengaja.

Berbagai Faktor Yang Wajib Untuk Mandi Junub

  1. Keluarnya Sperma Dari Kemaluan

Ketika pada seseorang baik lelaki maupun wanita, terjadi keluarnya sperma, maka setelah itu diwajibkan untuk melakukan mandi junub. Hal ini ditegaskan dengan pengartian keluarnya sperma tersebut baik disengaja atau tidaknya. Yang jelas ketika seseorang lelaki atau perempuan merasakan telah keluar air mani atau sperma dari kemaluannya, maka dirinya diwajibkan untuk membersihkan diri dengan mandi junub.

  1. Setelah Selesai Berhubungan Badan Antara Suami Istri

Dalam pengertiannya yang dimaksudkan dengan hubungan badan ialah ketika masuknya kepala penis ( hasyafah ) ke dalam lubang kemaluan ( farji ), meskipun dalam hal ini dilakukan dengan menggunakan alat seperti kondom atau tidak keluar mani sekalipun. Diwajibkan untuk keduanya melakukan mandi wajib atau mandi junub. Hal ini dikarenakan telah terjadi hubungan badan meskipun masuknya hasyafah tadi melalui jalan belakang ( anus ), depan ( vagina ), baik milik pria atau wanita bahkan untuk orang yang sudah tak bernyawa ( mayat ).

  1. Berhentinya Menstruasi Seorang Wanita

Umunya pada usia subur seorang wanita akan mengalami haid atau yang umum disebut dengan Menstruasi. Dalam hal ini wanita akan mengeluarkan darah kotor dari kemaluannya, biasanya dalam keadaan yang normal proses ini terjadi selama 24 jam untuk waktu minimum dan 15 hari untuk waktu maksimumnya. Namun biasanya haid seorang wanita tersebut berlangsung selama 7-8 hari saja. Maka setelah haid selesai seorang wanita wajib mandi junub.

  1. Berhentinya Darah Nifas Seoerang Wanita

Yang dimaksud dengan darah nifas pada seorang wanita ialah darah yang keluar ketika wanita tersebut selesai melahirkan seorang anak. Biasanya darah nifas ini keluar dengan proses yang sebentar dan untuk waktu maksimalnya ialah 60 hari, sementara waktu minimalnya ialah 40 hari. Seperti keteerangna diatas bahwa setelah terhentinya darah nifas keluar dari seorang wanita maka dirinya diwajibkan untuk mandi junub.

  1. Setelah Proses Melahirkan Pada Seorang Wanita

Dalam hal ini diwajibkan pada seorang wanita yang sehabis melahirkan anak atau bahkan hanya segumpal darah, untuk melakukan mandi wajib atau mandi junub untuk membersihkan dirinya. Sementara ada pendapat berbeda apabila proses melahirkan tersebut terjadi dengan cara cesar atau bedah kelahiran.

Ada yang berpendapat tetap wajib ada pula yang berpendapat tidak wajib mandi junub. Hanya saja tergantung kepada siwanita tadi apabila dirinya sehabis melahirkan dengan cara cesar. Yang pastinya mandi junub bertujuan untuk seseorang membersihkan diri dari segala kotoran hadas besar.

  1. Disaat Seseorang Meninggal Dunia ( Wafat )

Mandi junub atau mandi wajib diberlakukan juga untuk orang orang yang telah meninggal dunia, baik itu pria maupun wanita. Serta sealin dari pada korban keguguran atau korban prposes aborsi yang masih berbentuk daging atau segumpal daging.

Adab Untuk Mandi Junub

  1. Untuk Pria
  • Baca Niat Untuk Mandi junub
  • Pertama Basuh kedua telapak tangan
  • Bersihkan kemaluan dengan menggunakan air
  • Lanjutkan dengan mengambil wudhu seperti biasa
  • Kemudian masukkan jemari ke air dan gosok kekulit kepala
  • Siramkan air ke kepala dengan menggunakan telapak tangan yang berjumlah 3x
  • Alirkan air keseluruh tubuh dari arah kanan ke arah kiri
  • Akhiri dengan membasuh pada kedua kaki

 

  1. Untuk Wanita

Khusus untuk wanita dalam melakukan mandi junub, diperbolehkan menggelung rambutnya seperti hadist dari Ummu Salamah, yang bertanya pada Rosulullah SAW, sebagai berikut :

Tata cara mandi junub untuk wanita ialah :

  • Baca Niat terlebih dahulu cukup dalam hati saja
  • Lanjutkan dengan mencuci kedua telapak tangan sebanyak 3x
  • Masukkan jemari kedalam air dan bersihkan kemaluan dengan tangan kiri
  • Cuci tangan setelah membersihkan kemaluan ( gosokkan kelantai tau tanah ) bisa juga dengan memakai sabun
  • Kemudian mengambil wudhu seperti biasanya
  • Siramkan air keatas kepala sebanyak 3x
  • Bersihkan kepala dengan air 3x dan gosok serta menyela rambut ( jika tidak terurai rambutnya, maka tidak wajib untuk wanita )
  • Siram air keseluruh tubuh mulai dari arah kanan kearah kiri
  • Sementara unruk wanita yang setelah haid atau nifas maka diwajibkakn untuk menggunakan sabun
  • Lepas gelungan rambut dan bersihkan sampai pangkal rambutnya
  • Gosok rambut seperti keramas ssampai bersih
  • Akhiri dengan membersihkan tubuh dari kanan ke kiri dan bersihkan kedua kaki

Itulah pembahsan kita kali ini tentang Niat Untuk Mandi Junub, yang diwajibkan kepada seluruh umat Islam yang setelah berhadas besar. Namun kami ntidak membatasi kepada kalian yang mencari referensi mengenai hal ini dan ingin mencari rujukan lainnya. Terus ikuti artikel kami yang menarik lainnya dengan berbagai pembahasan mengenai ilmu pengetahuan dan Agama Islam yang telah kami rangkum secara singkat untuk kalian baca. Semoga ini memberi manfaat yang baik untuk kita semua dan selamat membaca kembali. Wassalamu’ alaikum?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *